Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Berternak Ikan Cupang

Siapa yang tidak mengenal ikan cupang? Ikan kecil yang sangat populer dikalangan para hobiis ini memiliki daya tarik tersendiri. Di pasaran terdapat dua jenis ikan cupang yakni cupang adu dan cupang hias. Varietas cupang hias dikenal dengan nama ilmiah betta splendens. Sedangkan cupang aduan ada berbagai macam varietas antara lain betta imbelis, betta rubra, betta unimacullata, dll. Namun kita akan membahas mengenai ternak cupang hias. Membedakan cupang hias dan cupang adu sangatlah mudah. Yakni dengan melihat penampilan fisik sang ikan.

Pada ikan cupang hias memiliki sirip dan ekor yang indah berwarna-warni. Cupang hias tidak harus berbuntut panjang sebab saat ini telah lahir strain baru yakni jenis plakat. Cupang jenis plakat sepintas mirip dengan cupang aduan namun memiliki bentuk tubuh yang lebih indah dan warna yang cemerlang. Cupang aduan secara general memiliki ciri fisik dengan bentuk tubuh yang kurang menarik dan biasanya berwarna gelap.


Prospek ikan cupang sebagai ikan hias sangatlah besar setiap harinya permintaan ikan hias ini cukup signifikan. Penikmatnya tidak hanya dikalangan anak kecil seperti jaman kakek kita kecil dulu. Ikan cupang kini digemari banyak orang dari berbagai usia, golongan dan segala lapisan segmentasi masyarakat. Pemasarannya tergolong mudah karena permintaan akan ikan ini terus mengalir. Serta jenis cupang hias juga sangat banyak, mulai dari jenis slayer, serit (crown tail), halfmoon, double tail/cagak, sampai jenis plakat. Ikan cupang memiliki tempat tersendiri dikalangan pecinta ikan hias. Perlu diingat bahwa ikan ini tidak mengenal musim seperti ikan louhan, diskus, tetra, dll.

Krisis ekonomi seperti saat ini juga menuntut kita untuk memutar otak guna mencari penghasilan tambahan. Salah satu alternatifnya adalah dengan menjadi breeder iakn cupang. Pekerjaan ini mungkin terlihat sepele bagi anda. Namun jika ini digarap dengan serius dan ketekunan, anda akan memperoleh hasil yang tidak mengecewakan. Ikan dari genus betta ini merupakan kerabat dekat gurami karena satu ordo yankni ordo labyrinth. Ikan cupang memiliki kemampuan untuk mengambil nafas langsung ke permukaan air. Hal ini berkat organ bernama labirin yang berada di insang iakan cupang

Budidaya Ikan Hias di Indonesia


Ikan hias
Budidaya ikan hias air tawar ternyata mampu memberikan kehidupan bagi banyak orang yang menekuninya. Selain orang suka akan keindahan ikan hias ,banyak pula  orang yang menggantungkan hidupnya dari membudidayakan dan memasarkan ikan hias yang jenisnya bermacam-macam. Tak jarang beberapa petani yang semula menekuni budi daya ikan konsumsi seperti ikan nila, ikan lele,gurame dan lain sebagainya beralih menekuni budidaya ikan hias.
Semua itu dilakukan karena potensi ekonomis budidaya ikan hias lebih menggiurkan dibandingkan dengan ikan konsumsi. Dengan pola pemeliharaan dan pemberian makanan yang hampir sama dengan ikan konsumsi , budidaya ikan hias mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar karena harga ikan hias lebih mahal. Kunci membudidayakan ikan hias adalah telaten dan senang di dalam memeliharanya.
Jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaanya hampir sama sedangkan masalah penjualan  biasanya ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, ikan hias dihargai dengan sistem per ekor, dengan demikian bisnis budi daya ikan konsumsi lebih menekankan kuantitas, sehingga memerlukan lahan yang luas dan sarana yang lebih banyak.
Hasil budi daya Ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga bisa dilakukan di lahan sempit dan bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Jika tidak memiliki kolam yang luas, budidaya ikan hias bisa dilakukan di dalam akuarium atau bak semen yang cukup kecil. Jika lahan yang tersedia cukup kecil, kita harus lebih selektif dalam memelihara ikan hias. Ikan-ikan hias yang dipelihara cukup yang berkualitas bagus sedangkan yang berkualitas kurang bagus harus segera diafkir karena memakan tempat.
Jenis-Jenis Ikan hias
Ikan Hias Air Tawar


Budidaya Ikan Hias
Ada banyak jenis-jenis ikan hias air tawar yang bisa Anda pilih untuk dipelihara. Pada dasarnya memelihara ikan hias air tawar ini lebih mudah dibandingan dengan yang air laut.
Namun tetap Anda harus telaten terutama dalam memastikan kebersihan lingkungan hidup ikan hias ini. Ikan hias air tawar bisa Anda pelihara di kolam maupun akuarium.
Berikut ini adalah jenis-jenis ikan hias air tawar yang sering dipelihara:
* Ikan mas koki.
Ikan maskoki adalah ikan hias air tawar yang sering dipelihara. Bentuknya yang lucu dengan kepala yang biasanya dipenuhi benjolan membuat ikan ini tampak cantik saat berenang.
Ada banyak jenis ikan maskoki yang dibudidayakan. Anda bisa mendapatkannya di toko ikan hias di daerah Anda.
Saat memelihara ikan ini, Anda harus cukup telaten karena ikan ini sangat sensitif dan mudah mati.
* Ikan oskar.
Oskar adalah ikan hias yang juga cukup familiar di antara para penggemar ikan hias di Indonesia.

Ukurannya juga cukup besar, yaitu bisa mencapai 30cm. Ikan ini merupakan ikan yang pintar dan cukup mudah dibiakkan.
Namun Anda harus berhati-hati saat memelihara ikan hias ini. Jangan satukan oskar dengan ikan kecil lainnya karena bisa dimangsa oleh oskar.
* Ikan louhan.
Ikan ini sering dikaitkan dengan keberuntungan. Konon ikan ini katanya dapat memberikan hoki bagi Anda yang memeliharanya.
Ikan ini memiliki kepala yang menonjol besar, semakin besar semakin cantik rupanya. Ikan ini berasal dari negeri tetangga kita, Malaysia.
Ikan hias yang kecil dan lucu ini sering dijadikan ikan aduan oleh anak-anak. Ikan ini memiliki berbagai jenis dengan aneka warna yang menarik.
Memelihara ikan ini, Anda sebaiknya tidak menggabungkan beberapa ikan dalam satu akuarium. Hal ini dikarenakan sifat ikan cupang yang bisa menjadi ganas dan saling berkelahi satu sama lain.
Ikan yang mirip dengan ikan mas ini biasanya dipelihara di kolam. Tubuhnya yang dihiasi dengan warna-warna indah sangat menarik saat ikan ini berenang di kolam.
Begitu Anda melemparkan makanan ke kolam, ikan ini akan segera menyembur keluar untuk berebutan makanan.
Ikan Hias Air Laut
Selain ikan hias air tawar, ada jenis-jenis ikan hias air laut yang banyak dipelihara penggemar ikan hias.
Memelihara ikan hias air laut memang lebih sulit karena Anda harus menyediakan air laut secara berkala untuk menggantikan air yang sudah kotor. Ikan hias air laut biasanya dipelihara di akuarium yang dilengkapi dengan bunga karang.
Berikut ini adalah jenis-jenis ikan hias air laut yang sering dipelihara:
* Ikan anularis.
Anularis adalah ikan air laut yang cantik dengan bentuk pipih dan lebar. Tubuh ikan ini berwarna kuning. Di kedua sisi tubuhnya terdapat garis-garis yang berwarna biru.
* Ikan blue devil.
Walau namanya cukup ekstrim, namun ikan ini termasuk ikan hias yang cantik. Tubuhnya langsing dengan warna biru berbintik putih di bagian atas. Ikan ini cukup aktif  berenang di antara karang.
* Ikan botana.
Ada banyak jenis ikan botana yang bisa menjadi pilihan Anda, yaitu botana biru, botana kasur dan botana kacamata.
Tiap jenis ini memiliki ciri khasnya masing-masing. Misalnya botana biru, memiliki warna biru dengan bentuk tubuh yang agak bulat. Sedang botana kasur memiliki warna yang mirip dengan kasur.
* Ikan betmen. Ikan ini berwarna keemasan bergaris-garis biru dengan hiasan seperti topeng di matanya. Ikan ini merupakan ikan yang unik dan cukup digemari karena warnanya yang cantik.
Masih banyak jenis-jenis ikan hias baik itu ikan air tawar maupun laut yang sering dipelihara. Anda bisa melihat semua jenis ikan hias ini di toko ikan hias.
Saat menentukan jenis ikan hias yang akan dipelihara, hendaknya Anda memahami dahulu cara-cara memelihara jenis-jenis ikan hias ini.

Harga Pakan Mahal, Ternak Dijual Lebih Awal

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok)
JOGJA-Musim kemarau menyebabkan ongkos budidaya hewan ternak melambung tinggi. Akibatnya, peternak harus menjual hewan ternak lebih awal.
Subingan, Peternak sapi dari Wonosari, Gunungkidul, mengungkapkan untuk memberi makan ternaknya, ia harus merogoh kocek sekita Rp10.000 per satu ekor kambing setiap hari.
Sedangkan seekor sapi setidaknya butuh Rp25.000 setiap hari. Padahal, jelang perayaan lebaran haji tahun ini, ia sedang mempersiapkan sedikitnya 97 ekor kambing dan 4 ekor sapi. Dengan jumlah itu, ongkos pakan ternak yang ia tanggung mencapai Rp1.070.000 perhari.
“Biaya pakan semakin mahal, kami pun mengejar penjualan hewan sedini mungkin untuk yang siap jual agar memperkecil pengeluaran pakan,” kata Subingan, Selasa (16/10/2012) kepada Harian Jogja.
Sukamto, pedagang sekaligus Ketua Komunitas Kelompok Petani Ternak Tiban Jogja mengakui target penjualan pedagang karena tingginya ongkos pakan berimbas pada kualitas ternak yang dijual.
Akibatnya,banyak tempat penjualan hewan ternak yang menjual sapi atau kambing dibawah standar. Ini dikarenakan pedagang kejar setoran.
“Meskipun usia hewan lebih muda, kami tetap mengejar target berat hewan ternak agar sesuai dengan standar,” ujar Sukamto di tempat penjualan hewan kurban, Utara Komplek balaikota Jogja.
Menjelang Idul Adha, pedagang mematok harga lebih tinggi 30% dari harga wajar. Untuk kambing dijual antara Rp1.400.000 sampai Rp2.900.000 perekor. Sapi antara Rp9.500.000 sampai Rp14.250.000 perekor.

sumber : http://www.harianjogja.com

Menhub Usul KAI Sediakan Angkutan Khusus Ternak

 
Kurnia Sari Aziza Menteri Perhubungan, EE Mangindaan saat meresmikan tiga kereta ekonomi AC baru.
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengusulkan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyediakan angkutan khusus hewan ternak. Hal tersebut dilakukan agar kualitas hewan ternak tetap terjaga.
"Kita harus antisipasi layanan ternak menggunakan kereta api," kata EE Mangindaan di Kantornya, Selasa (16/10/2012).
Mangindaan menjelaskan nantinya gerbong kereta api disesuaikan dengan kebutuhan hewan ternak seperti sapi dan kambing. Hal ini dimaksudkan agar kondisi sapi dan kambing tidak mengalami stress pada waktu perjalanan.
"Agar dari tempat pemberangkatan, dan tempat tujuan, hewan ternak tetap sehat. Kemudian berat si sapi tidak berkurang," ujarnya.
Selain itu, Mangindaan menambahkan Kementerian Perhubungan menghimbau kepada operator untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat baik angkutan penumpang ataupun barang. (Muhammad Zulfikar)
 
Sumber :
Editor :
Erlangga Djumena

MEMILIH BIBIT ITIK / BEBEK DALAM USAHA BUDIDAYA ITIK / BEBEK SECARA SEMI ITENSIF

Sebagian peternak menganggap Itik / Bebek petelur yang baik diperoleh dari pemeliharaan sejak day old duck (DOD). Alasannya sejak kecil mereka bisa beradaptasi dengan peternak dan lingkungan. Sebagian lain terpaksa membesarkan DOD karena di daerahnya tidak ada pedagang bibit Itik / Bebek siap telur. Alasan lainnya, membeli DOD (Rp3.500-Rp4.000/ekor), lebih murah ketimbang bibit Itik / Bebek siap telur, Rp25.000-30.000/ekor. Bagi yang bermodal cukup dan ingin segera memproduksi telur tidak ada salahnya memilih bibit siap telur. Metode inilah yang banyak dipilih peternak. Bibit siap telur, secara biologis telah waktunya berproduksi. Umumnya Itik / Bebek bertelur pada umur 6 bulan.
Beberapa jenis Itik / B ebek lokal, seperti Itik / Bebek Tegal, Mojosari, Magelang, Alabio, dan Bali bisa jadi pilihan. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Misalnya, ukuran telur Itik / Bebek Magelang besar. Namun, karena postur tubuhnya besar, makannya pun banyak sehingga menambah biaya produksi. Hal ini bisa menjadi pertimbangan.
Paling ideal memilih jenis Itik / Bebek yang sentra bibitnya mendekati lokasi peternakan. Untuk Jawa Barat, dapat memilih Itik / Bebek Tegal. Di Jawa Timur, tersedia Itik / Bebek Mojosari. Peternak bisa datang langsung ke sentra Itik / Bebek tersebut untuk mencari pembibit yang terbaik. Sentra Itik / Bebek Mojosari ada di Desa Modopuro dan Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Selain di Desa Pesurungan Lor, Tegal, Itik / Bebek Tegal menyebar ke Pekalongan, Brebes, Cirebon, Indramayu dan Karawang. Sentra Itik / Bebek magelang antara lain berada di Kecamatan Muntilan. Di sentra itulah bibit DOD atau Itik / Bebek siap telur dipesan.
Bila yang dipilih DOD, hendaknya peternak mempelajari kualitas DOD yang baik. Pertama, perhatikan postur tubuhnya. DOD yang baik berbadan tegap, kaki dan paruhnya besar, serta tidak cacat. "Kadang perutnya besar, yang ini kurang bagus," ujar Suyono spesialis penetas Itik / Bebek Mojosari. Hindari memilih DOD jantan. Ciri-ciri DOD betina berbulu cokelat kemerahan, paruh hitam keputihan, suara nyaring, dan mukanya manis. Sedangkan jantan mempunyai ciri bulu cokelat kehitaman, paruh hitam kelam, suaranya agak serak, dan berwajah angker. Untuk lebih memastikan lihat dan bukalah kloakanya. Bila kedapatan penis, berarti jantan.

Sebelum mencapai dewasa, Itik / Bebek betina mempunyai tahapan pertumbuhan.

Pertumbuhan Itik / Bebek mojosari berturut-turut,
  • DOD (meri)
  • 1 bulan (seret)
  • 2 bulan (tepel)
  • 3 bulan (ngebung)
  • 4 bulan (cemong cukup)
  • 5 bulan (brahi)
  • 6 bulan (copot sikut), setelah tumbuh lagi disebut (melong). Itik / Bebek fase melong inilah yang dipilih sebagai Itik / Bebek siap telur.
Peternak pembesaran, biasanya menjual Itik / Bebek umur 5 bulan yang dinamakan klemis atau 6 bulan yang disebut siap telur. Di Mojosari harga klemis Rp16.000-Rp18.000/ekor dan Itik / Bebek siap telur Rp23.000—Rp24.000/ ekor. Siap telur bukan berarti sudah bertelur. Malahan peternak harus curiga kalau ada Itik / Bebek yang sudah bertelur di antara Itik / Bebek siap telur. Boleh jadi Itik / Bebek itu sudah setengah berproduksi. Pembelinya tinggal menunggu produktivitasnya yang cenderung turun.
Pilih bibit siap telur yang baik dengan tanda-tanda, bulu mulus, berkepala kecil, mata besar, paruh pipih, panjang dan lebar, serta badan ramping. Itik / Bebek seperti itu disebut bulu tipis. Sebaiknya dalam satu populasi Itik / Bebek yang dipelihara, perbedaan usianya tidak terlalu jauh. Maksimal 1-2 minggu saja. Hal ini untuk menciptakan keseragaman ritme rontok bulu dan stabilitas produksi.

Potensi Ternak Kambing

Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta adalah pasar yang besar untuk produk daging. Konsumsi daging setiap tahunnya meningkat sebesar 4,2% per kapita. Kebutuhan ini semakin tinggi dengan adanya permintaan daging kurban pada hari Raya Idul Adha. Peningkatan konsumsi daging tersebut belum dapat diimbangi oleh peningkatan produksi. Apalagi, konstribusi daging ruminansia kecil pada konsumsi daging nasional hanya sebesar 6%.
Ternak hewan ruminansia berukuran kecil seperti kambing memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan sebagai sumber pedaging. Beberapa keuntungan beternak kambing, di antaranya hewan ini mudah beradaptasi dengan lingkunagn, dapat dipelihara di daerah kering (marjinal), kebutuhan modal lebih rendah dibandingkan hewan ternak ruminansia besar seperti sapi dan kerbau.
potensi ternak kambing
Untuk memenuhi kebutuhan daging kambing pada masa yang akan datang, salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan ternak kambing secara konsepsional. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi peternak, yaitu kurang lengkapnya informasi pasar akan sumber bibit yang bagus, cara beternak kambing yang benar, serta belum dimanfaatkannya potensi kambing, potensi pasar, dan potensi sumber daya manusia secara optimal.
Sumber: Buku Petunjuk Praktis Menggemukkan Domba, Kambing, dan Sapi Potong

Tips Membersihkan Kandang Kelinci

Lakukan pembersihan menyeluruh kandang kelinci anda setidaknya sekali seminggu. Namun, kandang kelinci anda mungkin memerlukan pembersihan menyeluruh lebih sering, tergantung pada ukuran kandang kelinci dan seberapa banyak sampah pada kandang kelinci anda. Jika Anda memiliki lebih dari satu kelinci, maka lakukan pembersihan kandang lebih sering. 

Pembersihan harian

·  Buang sisa makanan segar yang tidak dimakan (sayuran hijau, rumput dll) dari kandang setiap hari (idealnya pagi dan malam).
·  Cuci keluar mangkuk makanan, dan mencuci dan mengisi ulang botol air.
·  Anda bisa menyapu dasar kandang dan membersihkan kotoran yang lengket misalnya (kotoran akibat mencret, atau sisa makanan yang menempel didasar kandang. 

Pembersihan Mingguan
·  Buang semua kotoran yang ada didalam kandang kelinci dan lepaskan semua atribut untuk pembersihan secara total.
·  Mengelap bawah kandang dengan baik dengan air panas (menggunakan cuka untuk menghilangkan deposit urin).
·  Mencuci piring makan, botol air, rak jerami dan kotak sampah dengan air panas.
·  Membersihkan mainan atau perabotan yang telah kotor. 

Tips
·  Cuka dapat menjadi alterinative yang baik untuk membersihkan kandang kelinci. Garam kalsium yang terkandung dalam air seni kelinci dapat mengendap dan membentuk kerak yang sangat lengket pada kandang pada kandang. Namun, cuka melarutkan garam kalsium ini sangat baik. caranya campurkan sedikit cuka pada alat penyemprot yang berisi air, dan semprotkan pada bagian bawah kandang.
·  Untuk mempermudah membersihkan kelinci, hindari kandang yang terbuat dari kayu, karena akan lebih sulit dibersihkan.
·  Temukan waktu terbaik anda untuk membersihkan kelinci, setiap pagi atau malam.