Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

CARA Perawatan Sapi Potong Bunting

Perawatan sapi potong bunting

Sapi potong yang sedang bunting, tubuhnya cenderung melemah  dan menjadi  rentan terhadap pengaruh luar serta berbagai macam penyakit. Tanda-tanda umum  sapi potong yang sedang  bunting adalah :




  1. Tidak adanya siklus birahi lagi. Namun pada prakteknya, tidak timbulnya siklus birahi pada sapi betina belum pasti menandakan adanya kebuntingan.
  2. Peningkatan berat badan.
  3. Dinding perut bertambah besar.
  4. Sapi betina manjadi lebih tenang.
  5. Adanya perkembangan ambing.
  6. Ada gerakan pada perut sebelah bawah,sisi kanan dan belakang.


Masa bunting sapi potong rata-rata adalah  281 hari. Pada masa ini sapi potong bunting harus dirawat dengan baik dan diberikan makanan dengan nutrisi yang cukup. Defisiensi zat-zat makanan selama kebuntingan akan menimbulkan pengaruh serius pada perkembangan anak sapi yang sedang dikandungnya. Selain itu harus dilakukan juga kontrol perkembangan kebuntingan agar dapat melahirkan anak sapi yang normal dan sehat




Apabila telah terlihat tanda-tanda kehamilan, sapi  harus segera  dipisahkan dengan kelompok sapi yang lain. Apabila ada lebih dari satu ekor sapi,  dapat  dikumpulkan menjadi satu kandang . Perlakuan kepada sapi bunting pun harus dibedakan dengan sapi normal, karena kondisi badan yang sedang melemah tersebut.



Setelah Sapi potong  bunting mendekati masa melahirkan, segera  pisahkan pada kandang tersendiri. Kandang ini  pun harus selalu dalam kondisi  yang bersih, kering dan terang. Sapi potong bunting yang akan melahirkan akan memperlihatkan tanda-tanda sebagai berikut :




  • Ambing membesar, membengkak dan mengeras
  • Urat daging di sekitar pelvis mengendor dan disekeliling pangkal ekor cekung.
  • Vulva membangkak dan mengeluarkanlendir.
  • Napsu makan menurun
  • Sapi tampak selalu  gelisah dan berubah posisi antara  bediri, berbaring atau berputar-putar.
  • Sapi seringkali  kencing


Bila sudah tampak gejala-gejala semacam itu, kandang untuk melahirkan harus disiapkan dengan diberi alas jerami dan selalu diawasi.



Sumber :

  • scribd.com

  • books.google.co.id

  • ndhomekeeper.blogspot.com
  • Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar