Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

penyakit ngorok pada ayam

Penyakit Ngorok atau penyakit CRD atau chronic respiratory disease.
Penyakit CRD merupakan penyakit yang berkembang di saluran pernapasan ayam.

Penyakti ngorok CRD akan berlangsung secara berterusan atau continued.
Penyakit NGorok CRD (mycoplasma gallisepticum) sangat sukar sekali untuk di sembuhkan.
Penyakti NGorok CRD selalunya menjangkit pada saluran pernafasan ayam ternak dengan jangka masa yang sangat lama. dengan demikian penyakit ngorok crd bisa di katakan penyakti pernafasan yang bersifat kronis atau akut.

Penyakit ngorok CRD yang menjadi penyebab utamanya adalah mycoplasma gallisepticum, gejalanya dapat terlihat efeknya pada ayam dengan suara ngorok, atau seperti suara mendengkur, apalagi jika keadaan ayam sedang tidur di malam hari, penyakit ngorok ini sangat terlihat jelas jika ayam sedang tidur (posisi lampu mati).
Dengan demikian penyakit CRD ini sangat lebih di kenal di kalangan masyarakat peternak ayam dengan sebutan penyakit ngorok.

BAGAI MANA PENYAKIT NGOROK BISA TERJADI?
Pada dasarnya, penyakti ngorok CRD (komplek) masih menduduki rangking No-1 di dunia peternakan ayam broiler atau ayam pedaging dengan persentase 20.32 %.

Penyakit ngorok akan terlihat jika saluran udara atau pengudaraan atau sirkulasi udara dalam kandang tidak baik, dengan pengudaraan yang tidak baik, misalnya kandungan amoniac di dalam kandang melebihi batas aman.

Batas aman kandungan amoniak di dalam kandang adalah di bawah paras 25ppm (part per milion), jika kandungan amoniak di dalam kandang melebihi paras 25 ppm, maka hal tersebut akan memicu pertumbuhan bakteri di dalam kandang ayam.

Bukan halnya ayam saja , bahkan jika manusia sekalipun seandainya berterusan tinggal di lingkungan yang mengandung amoniak di atas 25ppm, atau dengan sirkulasi udara yang kurang sehat, maka ketika antibodi kita menurun, di sanalah permulaan tereserang penyakit.

kita kembali membahas penyakit ngorok atau CRD.
Jikan udara di dalam kandang sudah terkontaminasi, saluran pernafasan ayam secara natural di lengkapi dengan pertahanan mekanik yang di lapisi bulu-bulu getar serta mukus, bulu-bulu tersebut akan menyaring udara yang akan  asuk kedalam saluran pernafasan ayam tersebut.

Kemudian M.gallisepticum akan masuk kedalam saluran pernafasan tersebut bersamaan dengan udara yang kotor atau udara yang sudah terkontaminasi seperti yang infoternak sudah di bahas di atas.
maka jejak penyakit ngorok CRD sering terdapat kehadirannya pada saluran pernafasan tersebut.

Ketika M.galisepticum sudah masuk kedalam saluran pernafasan ayam tadi, agen penyakit akan tinggal atau menempel pada mukosa saluran rongga pernapasan yang selanjutnya akan merusak sel-sel di dalamnya.
Jika terjadi peradangan yang disebabkan oleh bakteri dan secara berterusan aliran darah di lokasi tersebut akan semakin meningkat.

Dan bakteri tersebut akan di bawa atau di alirkan oelh darah dan selanjutnya akan menuju kantung udara, Maka terjadilah perkembangbiakan penyakit ngorok tsb pada tempat yang cocok yaitu kantung udara tsb.

Bakteri jenis gram (-) ini sangat mudah mati atau di bunuh oleh disinpektan..
aktivitas serangan yang di timbulkan oleh m.galisepticum ini biasanya tidak terlalu cepat dan membutuhkan waktu yang lama.

Ketika bakteri ini sudah berhasil masuk kedalam kantung udara, maka dengan pola serangan yang sangat lambat maka pada gejala awal nampak terlihat biasa-biasa saja.

Karena penyakit ngorok ini bakterinya bisa menetap selama berminggu-minggu di dalam saluran pernafasan ayam, maka dengan demikian ketika ayam mengalami penurunan antibodi atau stress yang tinggi, maka bakteri CRD akan menyerang secara akut atau kronis dan akan menimbulkan masalah yang sangat serius terhadap bisnis peternakan ayam kita.

Maka dengan demikian, berhati2 lah dengan lingkungan kandang anda,
jaga kebersihan makanan atau minuman? dengan memflushing tempat minum ayam, baca bagai mana tatacara flushing di link ini

Lalu apa yang di maksud dengan penyakit CRD komplek???
ikuti terus postingan selanjutnya yang akan membahas tentang penyakti CRD komplek dan cara pencegahan nya..

sumber http://www.muksin.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar